Peraturan Pantang & Puasa Keuskupan Timika Tahun 2016

  1. Hari Puasa tahun 2016 adalah hari Rabu Abu tanggal 10 Februari dan Jumat Agung tanggal 25 Maret. Sedangkan Hari Pantang adalah hari Rabu Abu dan tujuh Jumat selama masa Prapaskah.
  2. Yang wajib berpuasa adalah semua orang Katolik yang berusia 18 tahun sampai awal tahun ke-60. Yang wajib berpantang adalah semua orang Katolik yang berusia genap 14 tahun ke atas.
  3. Puasa (dalam arti yuridis) berarti makan kenyang hanya sekali sehari.
  4. Pantang (dalam arti yuridis) berarti memilih pantang hal-hal tertentu seperti, daging atau ikan atau garam, atau jajan atau rokok.
  5. Sangat dianjurkan, agar secara pribadi atau bersama-sama, misalnya oleh seluruh keluarga, atau seluruh lingkungan, atau seluruh kombas, ditetapkan cara puasa dan pantang yang dirasakan lebih sesuai dengan semangat tobat dan matiraga yang ingin dinyatakan.
  6. Hendaknya juga diusahakan agar setiap orang beriman Kristiani baik secara pribadi maupun bersama-sama mengusahakan pembaharuan hidup rohani, misalnya dengan rekoleksi, retret, latihan rohani, ibadat Jalan Salib, meditasi dan sebagainya.
  7. Salah satu ungkapan tobat bersama dalam masa Prapaskah ialah Aksi Puasa Pembangunan (APP) yang diharapkan mempunyai nilai dan dampak pembaharuan pribadi, serta semangat solidaritas kepada sesama pada tingkat paroki, keuskupan dan nasional.

SELAMAT MENJALANI MASA TOBAT 2016.